Kelupaan ngepost ini padahal udah rilis dari minggu lalu. Tanpa basa-basi ini dia AMH Magz edisi kedua. Monggo diunduh.
MF | MU
Ada apa aja sih di edisi dua ini? Yang jelas jumlah halaman jauh lebih banyak dari edisi lalu dan tentu saja isinya masih tetap berbobot.
  • Kana Hanazawa <3
  • Redline
  • Arietty
  • Bakuman (manganya kok, bukan anime)
  • Grief Syndrome
  • Yuki Kajiura
  • Artikel "Mengintip Cara Kerja Fansub"
  • dll
Kurang apalagi coba? Segera download e-magazine ini, mumpung gratis! Jangan lupa juga kunjungi thread resminya di Kaskus serta berikan saran dan kritik :D
Persona 4 is one of a few 'good' JRPG in my recent memory that I could finished playing it. So I'm kinda looking forward to this anime adaptation. Not to mention the dialogue was spoken in Japanese instead of that horrible dubs in the game version that made me want to stab my eardrum and pull my hair out.

So the question is: Is this anime a good adaptation of the video game? It's too early to answer that but one thing for sure is that it's pretty close to the game. The opening song is ripped straight out from the game and it even used the same battle theme (which is one of my favorite song from the game, I never got bored with it). They used some elements from the game such as the calender thingy, the status screen and the close-up face when using Persona skill.

I'm a bit curious how the brotag, uhh, Narukami will manage his Persona other than Izanagi. I also can't wait to see how it will keep up with the pace because there're many dungeons in the game and don't forget social link events which is one of the important aspect in the game. And last, very fans of the game must be looking forward to Kaiji dungeon now.

The anime started with Velvet Room theme right away. What could go wrong?
I finally realized that Chie is pretty moe. Can't helped that she's voiced by Hocchan.


Brotag here is a man of a few words. But when he's get serious he can kick some Shadows' asses.
Hello, here I am again writing impression for this very new anime season. This time I'm gonna cover an anime that you've probably never heard of from this blog, because it's totally not one of my most anticipated anime of the season and I'm not a big fan of the light novel nor the manga.

Oh who am I kidding. During the whole episode, I ended up comparing the anime with its novel counterpart and I can't say that I'm disappointed. The animation is fluid and the character design is actually pretty close to Buriki's drawing. But unfortunately it is not that good either. This is just another anime for you to watched in your free time without needed to think too much. In other words, I'm pretty happy to see Meat getting animated. Her voice turned me on too.

(Darn, at this point I don't even know what I'm writing anymore. I'll probably post P4A impression tomorrow. Gonna rest my eye a bit now.)
No seriously, go watch Trapeze (or Kuchuu Buranko for you weeabros) if you haven't. It might be a bit weird at first. But don't worry, it'll only get weirder later. Also, it has a hawt 3D nurse. Who said 3D women are disgusting? Well, it's not me!
inb4 3DPD
Watching Trapeze is like that feel when you're eating ice cream too fast. Have you ever feel like that? Yeah, me neither. Anyway, Trapeze is about a psychiatrist who cures his patients who have different strange symptoms. Actually words alone aren't enough to describe this anime, so you better watch it yourself.

Here, have some screenshots to make you more convinced:
 
 
 
 
Jika anda tipe yang senang mengamati perkembangan dunia anime, akhir-akhir ini dapat dilihat sebuah fenomena menarik dimana semakin banyak anime series yang diadaptasikan ke layar lebar alias dijadikan anime movie.
http://www.pixiv.net/member_illust.php?mode=medium&illust_id=22159326
Sebenarnya hal ini bukanlah hal yang sama sekali baru, namun tren ini semakin tampak dalam beberapa musim terakhir. Yang paling hangat baru-baru ini adalah serial Ao no Exorcist dan Steins;Gate yang bakal mendapat giliran tampil di bioskop.Selain kedua anime tersebut berikut ini beberapa franchise anime yang akan mendapat adaptasi movie dalam waktu dekat:
-Bakemonogatari
-Strike Witches
-To Aru Majutsu no Index

Beberapa anime lain yang menjadi pendahulu mereka adalah:
-Suzumiya Haruhi no Yuutsu
-Hayate no Gotoku
-Sora no Otoshimono
Harus saya akui selain Suzumiya Haruhi no Yuutsu dan Bakemonogatari, sisanya lumayan mengejutkan dan memunculkan pertanyaan: perlukah anime tersebut dibuatkan adaptasi movie-nya?

Mari kita sejenak kembali ke beberapa tahun silam. Anime series yang saya ingat yang mampu menelurkan versi movienya tidak banyak. Yang pertama mampir di benak saya adalah Tengen Toppa Gurren Lagann dengan dua buah movienya yang meringkas cerita dari serialnya dan Fate/stay Night dengan Unlimited Blade Works-nya serta Eden of the East. Selain itu ada Rebuild of Evangelion yang merupakan remake dari anime lawas Neon Genesis Evangelion. Lain dari itu movie yang tersisa di HDD saya saat ini adalah movie-movie bikinan Ghibli, Makoto Shinkai dan Satoshi Kon.

Balik lagi ke topik. Anime-anime yang saya sebut di awal tadi bersumber dari light novel atau juga manga yang masih ongoing (kecuali Strike Witches dan Steins;Gate). Untuk sementara yang bisa saya simpulkan adalah jumlah episode yang dapat dianimasikan dalam satu musim saat ini tidaklah cukup untuk membeberkan plot-plot yang terjadi di dalam sumber originalnya. Atau bisa juga karena franchise tersebut memiliki fanbase yang cukup besar yang otomatis studio yang bersangkutan dapat mengeruk keuntungan dalam jumlah yang lebih besar.

Tapi bukankah bisa anime tersebut dibuatkan saja TV series-nya lagi? Entahlah. Saya juga merasa aneh kenapa anime-anime macam Sora no Otoshimono dan Hayate no Gotoku bisa dibuatkan versi movienya. Mungkin saja ada sebuah arc di versi manganya yang 'cukup seru' untuk diadaptasikan ke layar lebar. Sekali lagi, entahlah.

Yah meskipun demikian tidak ada ruginya jika anime-anime tersebut mendapatkan versi movienya. Saya masih ingat hingga saat ini perasaan kagum ketika pertama kali menonton Suzumiya Haruhi no Shoushitsu. Mungkin hal yang sama bisa saya dapatkan saat menonton Kizumonogatari atau bahkan versi movie dari Steins;Gate. Namun saya pribadi sebetulnya lebih memilih anime movie original seperti 5 Centimeters Per Second, Summer Wars atau Redline.

Jadi apa inti dari tulisan ini? Tidak ada. Yang jelas tahun depan bioskop-bioskop di Jepang bakal penuh diisi oleh anime-anime movie yang (saya harapkan) berkualitas. Oh dan Berserk (FUCK YEA). Dan tidak ada jaminan kalau tren macam ini bakal terhenti ke depannya. Apapun itu ceritanya, semoga saja tidak ada adaptasi movie dari Manyuu Hikenchou.

tl;dr Berserk movie will kick everyone's ass.