Perlukah Movie Adaptation?

/
1 Comments
Jika anda tipe yang senang mengamati perkembangan dunia anime, akhir-akhir ini dapat dilihat sebuah fenomena menarik dimana semakin banyak anime series yang diadaptasikan ke layar lebar alias dijadikan anime movie.
http://www.pixiv.net/member_illust.php?mode=medium&illust_id=22159326
Sebenarnya hal ini bukanlah hal yang sama sekali baru, namun tren ini semakin tampak dalam beberapa musim terakhir. Yang paling hangat baru-baru ini adalah serial Ao no Exorcist dan Steins;Gate yang bakal mendapat giliran tampil di bioskop.Selain kedua anime tersebut berikut ini beberapa franchise anime yang akan mendapat adaptasi movie dalam waktu dekat:
-Bakemonogatari
-Strike Witches
-To Aru Majutsu no Index

Beberapa anime lain yang menjadi pendahulu mereka adalah:
-Suzumiya Haruhi no Yuutsu
-Hayate no Gotoku
-Sora no Otoshimono
Harus saya akui selain Suzumiya Haruhi no Yuutsu dan Bakemonogatari, sisanya lumayan mengejutkan dan memunculkan pertanyaan: perlukah anime tersebut dibuatkan adaptasi movie-nya?

Mari kita sejenak kembali ke beberapa tahun silam. Anime series yang saya ingat yang mampu menelurkan versi movienya tidak banyak. Yang pertama mampir di benak saya adalah Tengen Toppa Gurren Lagann dengan dua buah movienya yang meringkas cerita dari serialnya dan Fate/stay Night dengan Unlimited Blade Works-nya serta Eden of the East. Selain itu ada Rebuild of Evangelion yang merupakan remake dari anime lawas Neon Genesis Evangelion. Lain dari itu movie yang tersisa di HDD saya saat ini adalah movie-movie bikinan Ghibli, Makoto Shinkai dan Satoshi Kon.

Balik lagi ke topik. Anime-anime yang saya sebut di awal tadi bersumber dari light novel atau juga manga yang masih ongoing (kecuali Strike Witches dan Steins;Gate). Untuk sementara yang bisa saya simpulkan adalah jumlah episode yang dapat dianimasikan dalam satu musim saat ini tidaklah cukup untuk membeberkan plot-plot yang terjadi di dalam sumber originalnya. Atau bisa juga karena franchise tersebut memiliki fanbase yang cukup besar yang otomatis studio yang bersangkutan dapat mengeruk keuntungan dalam jumlah yang lebih besar.

Tapi bukankah bisa anime tersebut dibuatkan saja TV series-nya lagi? Entahlah. Saya juga merasa aneh kenapa anime-anime macam Sora no Otoshimono dan Hayate no Gotoku bisa dibuatkan versi movienya. Mungkin saja ada sebuah arc di versi manganya yang 'cukup seru' untuk diadaptasikan ke layar lebar. Sekali lagi, entahlah.

Yah meskipun demikian tidak ada ruginya jika anime-anime tersebut mendapatkan versi movienya. Saya masih ingat hingga saat ini perasaan kagum ketika pertama kali menonton Suzumiya Haruhi no Shoushitsu. Mungkin hal yang sama bisa saya dapatkan saat menonton Kizumonogatari atau bahkan versi movie dari Steins;Gate. Namun saya pribadi sebetulnya lebih memilih anime movie original seperti 5 Centimeters Per Second, Summer Wars atau Redline.

Jadi apa inti dari tulisan ini? Tidak ada. Yang jelas tahun depan bioskop-bioskop di Jepang bakal penuh diisi oleh anime-anime movie yang (saya harapkan) berkualitas. Oh dan Berserk (FUCK YEA). Dan tidak ada jaminan kalau tren macam ini bakal terhenti ke depannya. Apapun itu ceritanya, semoga saja tidak ada adaptasi movie dari Manyuu Hikenchou.

tl;dr Berserk movie will kick everyone's ass.

1 comment :

  1. Untuk Ao no Exorcist, Steins;Gate sudah dengar dari beberapa blog luar. Tapi, kalau Bakemonogatari malah baru tau dari sini nih...

    Btw, mengenai anime movie original (5 Centimeters Per Second dan Summer Wars) emang keren dan memukau buat ane.

    ReplyDelete